Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Spring Break sudah berakhir. Sisa kuliah selama 3 minggu dari 20 April – 8 Mei 2009 sudah dimulai. Saat-saat akhir studi di Leeds sudah di depan mata. Insya Allah 3 bulan lagi sudah balik ke Indonesia, apapun hasil dari studi ini…

Mengakhiri masa libur Musim semi satu bulan kemarin, saya dan seorang murid di Assalaam dulu, yang sekarang sedang mengambil S1 di Belanda, melakukan traveling panjang selama 5 hari. Kebetulan dia sedang main ke Inggris. Saya juga selama libur itu berkutat dengan menyelesaikan 1 essay. So, traveling inilah pengobat jenuhnya :)

Traveling ini juga saya niatkan sebagai perjalanan terakhir yang saya lakukan selama di UK, sekaligus juga saya berniat untuk menghentikan penulisan di blog ini karna akan segera kembali ke Indonesia. Jadi, sudah tidak ada yang perlu diceritakan lagi he..he..he..

LONDON (again)

Perjalanan dimulai dari London. Kami mengunjungi Chelsea stadium, Emirates stadium (Arsenal), dan Naik London Eye

Di depan gate Chelsea Stadium London

Di depan gate Chelsea Stadium London


Foto bareng pemain Chelsea bersama pelatih barunya, Guus Hidink

Foto bareng pemain Chelsea bersama pelatih barunya, Guus Hiddink hi..hi..hi..


Kandan the Gunners. Kaos resminya made in Indonesia lho...

Kandang the Gunners. Kaos resminya made in Indonesia lho...


Big Ben dan House of Parliament dilihat dari puncak London Eye

Big Ben dan the House of Parliament dilihat dari puncak London Eye


Isi kapsul London Eye

Isi kapsul London Eye


London Eye di tepi sungai Thames

London Eye di tepi sungai Thames

STONEHENGE

3 jam naik bus National Express dari London ke arah barat. Situs megalithicum sejak sebelum Masehi. Bus mampir di Southampton, kota pelabuhan tempat kapal Titanic dulu sempat bersandar sebelum tenggelam, dan Salisbury.

Mampir sebentar di Southampton coach station

Mampir sebentar di Southampton coach station


Bus kota tumpuk di Salisbury

Bus kota tumpuk di Salisbury


Batu Stonehenge. Jauh lebih keren batu candi Borobudur

Batu Stonehenge. Batu candi Borobudur jauh lebih keren


Bus Stonehenge tour lebih keren dibanding Stonehengenya he..he..he..

Bus Stonehenge tour lebih keren dibanding Stonehengenya he..he..he..

BATH

Kota peninggalan Romawi jaman baheula dulu. Satu jam naik kereta api ke arah Barat dari Salisbury. Karna ini musim semi akhir, menjelang musim panas, maka siangnya jadi panjang. Matahari baru tenggelam di Bath, dan juga di UK, pukul 20.30.  Aneh…

Pemandian air hangat ala Romawi di Bath. Selain itu, ada juga bangunan arsitektur yang terkenal, The Circus dan the Royal Crescent

Pemandian air hangat peninggalan zaman Romawi di Bath. Selain itu, ada juga bangunan arsitektur yang terkenal yang dibangun pada masa 1800-an, The Circus dan the Royal Crescent


Bus untuk lihat-lihat kota Bath yang ngejreng. Setiap kota besar di Inggris, hampir pasti punya bus turis seperti ini.

Bus untuk lihat-lihat kota Bath yang ngejreng. Setiap kota besar di Inggris, hampir pasti punya bus turis seperti ini.

OXFORD

Terkenal sekali karna Universitasnya. Sebagai Universitas terbaik di Inggris, karna termasuk berusia sangat tua. Didirikan sekitar tahun 1300-an.

Tempat shooting film Harry Potter di Christ Church, Oxford

Tempat shooting film Harry Potter di Christ Church, Oxford


No comment...

No comment...

CAMBRIDGE

Kota yang juga terkenal dengan Universitasnya. Sir Isaac Newton konon adalah salah satu alumni dari Universitas ini. Hampir sama tua dengan Oxford University. Dan juga yang terbaik di Inggris.

No comment juga...

No comment juga...


Menyusuri sungai CAM dengan "gethek" melewati BRIDGE yang katanya di rancang Isaac Newton. Kata pemandu "gethek"nya sih, itu not true....

Menyusuri sungai CAM dengan "gethek" melewati BRIDGE yang katanya di rancang oleh Isaac Newton. Kata pemandu "gethek"nya sih, itu not true....

SCARBOROUGH

Kota di pantai timur Inggris. Cukup hangat menjelang musim panas ini

Welcome, Sailor....

Welcome aboard, Captain....


Scarborough beach down there viewed from the castle on top of the hill

Scarborough beach down there viewed from the top of the hill castle

WHITBY

Pantai timur juga. Tempat Captain James Cook memulai pelayarannya untuk menemukan Australia dan New Zealand pada tahun 1700-an.

Welcome aboard again, Captain....

Welcome aboard again, Captain....


Commemoration statue of Captain James Cook in Whitby

Commemoration statue of Captain James Cook in Whitby


Whitby beach. Pantai yang hangat dan historis, dengan suara burung camar dan fish and chips-nya yang renyah he..he..he..

Whitby beach. Pantai yang hangat dan historis, dengan suara burung camar dan fish and chips-nya yang renyah he..he..he..


Mampir di Robin Hood's bay. Antara Scarborough dan Whitby

Mampir di Robin Hood's bay. Antara Scarborough dan Whitby

EDENSOR

Menjelang musim panas di Edensor

The second inspiration seeking in Enzer

The second inspiration seeking in Enzer

Jum’at, 20 Maret 2009 adalah awal jeda semester 2 karna mulai masuk libur musim semi selama 1 bulan hingga 20 April nanti. Sisa semester 2 akan dilanjutkan tanggal 21 April – 8 Mei. Setelah itu, berakhir sudah perkuliahan saya di Inggris. Selanjutnya, 9 Mei – 20 Agustus adalah waktu untuk mengerjakan essay-essay dan disertasi. And the next, pulang kembali ke Solo. Graduation pada bulan Desember 2009 sudah tidak terlalu menarik bagi saya. Sepertinya saya harus segera pergi dari negeri ini. Kembali ke kehidupan “normal”.

Saat ini adalah musim semi, yakni dunia yang berbeda lagi di Leeds. Kalau winter saya kedinginan banget, malamnya juga amat panjang (16.00 – 07.30), maka musim semi ini terasa sangat indah. Bunga-bunga bermekaran warna-warni mencolok; daffodil, krisan, dan konco-konconya. Semuanya seperti tiba-tiba muncul dari dalam tanah. Subhaanallaah…

Di taman musim semi kota Hull

Di taman musim semi kota Hull

Dan, seperti semester 1 kemarin, setelah berhenti hampir 2 bulan maka explorasi kota-kota di England pun dilanjutkan;

DURHAM

1 jam naik kereta Transpennine Express dari Leeds ke arah utara.

Mampir ke kampus Durham

Mampir ke kampus Durham

Diatas jembatan sungai Wear Durham. Di kejauhan adalah katedral yang dibangun tahun 1000-an

Diatas jembatan sungai Wear Durham. Di kejauhan adalah katedral yang dibangun tahun 1000-an

NEWCASTLE

Setengah jam naik bus National Express ke arah utara dari Durham. Saya sebenarnya diterima juga di Newcastle University. Namun dulu saya lebih memilih Universitas Leeds dengan beberapa pertimbangan.

Langsung ke St. James Park. Home of Newcastle United FC

Langsung ke St. James Park. Home of Newcastle United FC

Kandang Newcastle United dari kejauhan

Newcastle United FC stadium dari kejauhan

Mampir juga ke kampus Newcastle

Mampir juga ke kampus Newcastle

Millennium Bridge. Salah satu icon Newcastle. Jembatan itu bisa dibuka kalau ada kapal lewat. Caranya; kerangka utama itu akan turun ke kiri, sedangkan jembatannya yang melengkung di sebelah kanan bawah akan naik ke atas. Amazing...

Millennium Bridge. Salah satu icon Newcastle. Jembatan itu bisa dibuka kalau ada kapal lewat. Caranya; kerangka utama yang melengkung ke atas itu akan turun ke kiri, sedangkan jembatannya yang melengkung di sebelah kanan bawah akan naik ke atas. Amazing...

HULL

Kota kecil 1 jam naik kereta ke arah timur Leeds. Sudah agak dekat dengan pantai timur Inggris. Baru saya dengar nama kota ini karna ada teman Chevening yang kuliah di sini.

The Deep, The world's only submarium Hull. Mirip-mirip Sea World, tapi jauh lebih bagus

The Deep, The world's only submarium, Hull. Mirip-mirip Sea World, tapi jauh lebih bagus

Fisik The Deep ditepi sungai Humber Hull dari kejauhan

Fisik The Deep ditepi sungai Humber Hull dari kejauhan

St. Stephens shopping centre Hull. Brandly new...

St. Stephens shopping centre Hull. Brandly new...

St. Stephens shopping center dari jauh

St. Stephens shopping center dari jauh

Diatas Humber Bridge. Panjang 2 km, tinggi hampir 100 m. Style-nya mirip banget Golden Bridge di San Fransisco. Atau mirip jembatan Barelang di Batam kali ya he..he..he..

Diatas Humber Bridge. Panjang 2 km, tinggi hampir 100 m. Style-nya mirip banget Golden Bridge di San Fransisco. Atau mirip jembatan Barelang di Batam kali ya he..he..he..

the last one…, as the premiere league member, this is the home of Hull City FC;

Kingston Communications (KC) Stadium, kandangnya the Tigers, Hull City FC

Kingston Communications (KC) Stadium, kandangnya the Tigers, Hull City FC

KC Stadium dari jauh

KC Stadium dari dibelakang sana

Discover Islam Week 2009

The University of Leeds memiliki berbagai unit kegiatan mahasiswa yang disatukan dalam organisasi mahasiswa kampus dengan nama Leeds University Union (LUU). Ada olahraga, Seni, Kerohanian berbagai agama (Islam, Kristen, Yahudi, Buddha), bahkan LGBT (Lesbian, Gay, Bisex, dan Transexual) dan lain sebagainya. Khusus kerohanian Islam, organisasinya bernama LeedsIsoc (Leeds Islamic Society). Semuanya berebut pengaruh di dalam kampus. Bahkan terang-terangan saling  pasang spanduk untuk “menguasai” kampus. Semuanya diijinkan dengan catatan tidak saling melecehkan. “Menguasai” kampus ini penting karena Pengurus LUU memiliki semacam wewenang untuk “menuntut” Univerasitas agar memberikan yang terbaik bagi mahasiswa, seperti penurunan tarif transportasi ke kampus, penggratisan fasilitas-fasilitas kampus yang masih membayar, penambahan berbagai fasilitas untuk mahasiswa, dan lain-lain. Mahasiswa Muslim selama ini sudah berhasil memperoleh satu ruang Mushola yang representatif ukuran 20 m x 7 m berikut fasilitasnya untuk sholat harian dan kegiatan keIslaman lainnya yang bernama Green Room. Juga, penggunaan satu hall universitas untuk penyelenggaraan sholat Jum’at. Itulah sekilas tentang hiruk pikuknya aktivitas organisasi mahasiswa Universitas Leeds.

Setelah para LGBT pada pertengahan Februari 2009 mengadakan pameran yang jelas sangat bertentangan dengan ajaran Islam di Parkinson Court dekat Brotherton Library, kini Mahasiswa Muslim ganti berdakwah dengan mengadakan acara Discover Islam Week 2009 di tempat yang sama. Hal ini tentu merupakan tantangan tersendiri bagi LeedsIsoc, karna dalam acara ini sekaligus dibuka tanya jawab tentang Islam yang mungkin masih dipersepsi secara salah oleh mahasiswa non Muslim. Pertanyaannya tentu kritis dan nylekit banget. Dalam acara ini juga ditampilkan berbagai kekhasan budaya Islam seperti kaligrafi, penemuan-penemuan masa lalu, tokoh-tokoh Islam, dan keunikan masing-masing negara yang mayoritas Muslim. Juga dipamerkan rekaman bangunan masjid seluruh penjuru dunia Muslim mulai dari Afrika, Asia, sampai Eropa. Masing-masing kelompok Mahasiswa Muslim dari berbagai negara seperti Afrika Selatan, Mesir, Saudi Arabia, Pakistan, India, China, Malaysia, Turki, Spanyol, Inggris,  menyumbangkan materinya.

Ketika hari pertama melihat pameran itu, saya terperanjat; “Lhah…, Indonesia mana ini kok ndak kelihatan. Padahal kan negara dengan jumlah Umat Islam terbesar di dunia..” Saya membatin. Khas mayoritas penduduk Indonesia yang sukanya banyak omong tanpa hasil. Akhirnya, saya menemui panitia yang kebanyakan mahasiswa dari Pakistan dan Arab. “Is it still possible to apply my country Indonesia as part of this exhibition?” Dan Alhamdulillah : “Oh, sure.., just send me the materials through my E-mail, I’ll print it, and tomorrow I’ll place it in the slot like others”. Malamnya, saya ajak Mas Piet dan Mas Eko (Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yang kebetulan juga panitia di acara ini) mencari bahan di internet. Masjid mana kira-kira yang pantas ditampilkan. Banyak sebenarnya gambar Masjid di Indonesia yang indah-indah dan besar-besar. Apalagi masing-masing propinsi kayaknya lagi jor-joran membangun masjid yang mewah. Akhirnya kita putuskan: “OK deh, perpaduan masa lalu dan masa sekarang…” Jadilah akhirnya kita kirim gambar masjid Kubah Emas di Tangerang, Masjid Demak, dan Masjid Kudus. Berikut ulasan sekilas tentang kapan Islam masuk ke Indonesia, dan pernyataan bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia.

Esoknya, wow.. surprise… bener-bener ditampilkan. Bangga juga bisa melihat Indonesia di kampus Leeds….

Semoga Bermanfaat. Makasih Mas Piet, Mas Eko

Semoga Bermanfaat. Makasih Mas Piet, Mas Eko

Berpose dulu dengan kaos PPI-UK gambar Wayang. Wayang? hobby banget nih saya...

Berpose dulu dengan kaos PPI-UK gambar Wayang. Wayang? hobby banget nih saya...

Salah satu suasana Discover Islam Week 2009

Salah satu suasana Discover Islam Week 2009

Ini juga salah satu scene dari Discover Islam Week 2009

Ini juga salah satu scene dari Discover Islam Week 2009

Waktu mendemo Israel yang terus ngawur menyerang Gaza beberapa saat lalu di depan Leeds Town Hall bareng-bareng seluruh elemen umat Islam Leeds

Waktu ikut mendemo Israel, yang terus ngawur menyerang Gaza beberapa saat lalu, di depan Leeds Town Hall bareng-bareng seluruh elemen umat Islam Leeds

Marking

Setelah ditunggu-tunggu… akhirnya datang juga.. he..he..he..

Marking (penilaian). Saya mau cerita sekilas tentang nilai semester I. Tanggal 10 Februari 2009 kemarin setelah melalui rapat Educational Board seluruh dosen, akhirnya nilai dipampang di Notice Board Fakultas. Berdesir habis jantung ini. Maklum, kalau sampai ndak lulus…

Ruang Kuliah tercinta

Ruang Kuliah tercinta

Alhamdulillah, 2 module saya lulus. Malamnya bisa tidur agak nyenyak, membalas malam sebelumnya yang ndak bisa tidur. Masih harus berjuang keras di semester 2 ini agar tetap bisa lulus dan segera pulang ke Indonesia. Udah kangen berattt dengan keluarga. Saya lihat, ada nilai teman yang tidak lulus. Kasihan banget dia. Sebelum nilai keluar, terlebih dahulu diberi feeedback form 2 lembar, berisi komentar dosen atas tulisan essay saya. Feedback form ini meliputi kemampuan saya dalam:

Analysis and Reflection (critical ability, grasp of material, discussion of implications and limitations, use of own ideas and experience where relevant),

Research Methods and use of sources (rationale for methodology, research design with critical analysis of data,  mastery of primary and secondary sources, accuracy and depth of understanding of the area),

Structure (concistency of structure, appropriacy to the topic, no omissions and repetition),

Style and Presentation (formal and accurate writing style, enjoyable to read, appropriate use of referencing conventions, clear layout, any tables and figures, presented appropriately).

Dosen-dosen saya kebetulan telaten banget memeriksa kata per kata seluruh 6.000-an kata dari 2 essay saya (dan essay teman-teman). Huaduuhhh… makanya harus kerja ekstra keras untuk menulisnya. Dan, Academic writing style adalah pekerjaan yang amat berat bagi saya. Writing jenis ini memang bukan sembarang tulisan kayak nulis surat cinta he..he..he.. Kata-kata yang dipilih harus tepat, ndak boleh ada contraction, ndak boleh ada slank-nya, titik-koma harus tepat dll. Pokoknya harus EYD (English Yang Disempurnakan). Padahal, tentu saja beda banget dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dalam bahasa Indonesia he..he.he..

Diakhir lembar feedback, pasti ada komentar untuk masing-masing mahasiswa. Feedback saya misalnya:

Good mix of books used on both the research subject and methodological issues, showing good preparation for undertaking the project. Clear account of your selected methods and the broader methodological issues underlying them, showing good understanding and sound research. Some errors in your language, but nevertheless quite easy to understand your reasoning. bla..bla..bla…

Setelah nilai keluar, essay-essay tadi masih harus dinilaikan lagi kepada 2 orang dosen diluar University of Leeds sebagai pembanding. Fakultas saya bekerja sama dengan dosen di University of Liverpool dan University of Durham. Memang begitulah standar penilaian di Inggris. Biasanya ditambah lagi dengan uji softcopy essay dengan software anti-plagiarism. Jadi, softcopy essay-essay mahasiswa dilepas didunia maya untuk diuji apakah ada persamaan dengan tulisan lain di internet. Jika persamaannya melebihi prosentase tertentu, maka akan dinyatakan sebagai pencontekan. Langsung divonis : Tidak Lulus. Bahkan bisa jadi dikeluarkan dari perkuliahan.

Kamar tercinta

Kamar tercinta

Mohon do’anya, semester 2 ini juga bisa lancar. Amien. Semester 2 akan berakhir nanti tanggal 8 Mei 2009, tapi disela dengan Spring break tanggal 20 Maret – 20 April. Ujian semester 2 masih sama, yaitu menulis essay 2 module masing-masing 6.000 kata. Karna ini semester terakhir, maka masih ditambah dengan tugas akhir, yaitu menulis Disertasi sebanyak 12.000 kata. Total 24.000 kata.

Makanya, blog ini sebagai tempat untuk curhat yang ringan-ringan saja. Kalau masih harus ditambahi dengan tulisan yang berat-berat, takutnya tidak dibaca he..he..he.. (Anyway, thanks banget buat temen-temen yang sudah ngasih komentar dan saran agar membuat tulisan opini yang agak ilmiah dan serius. Tidak jalan-jalan melulu… Insya Allah, deh. Nanti dibuatkan tempat tersendiri)

Snow Tales

Pekan pertama Februari 2009 wilayah Leeds diguyur dengan salju lebat.  Ini salju kedua selama saya di Leeds setelah yang pertama turun pada Desember 2008 kemarin. Hanya kali ini salju turun lebih tebal, lebih lama dan lebih merata di seluruh UK. Banyak sekali kegiatan yang dibatalkan karna salju ini. Transportasi juga ditunda perjalanannya. Jalanan agak berbahaya sebab menjadi sangat licin. Kita bisa bayangkan sebagaimana kalau kita berjalan diatas es batu. Salju ini memang agak aneh karakternya, ketika turun memang sangat indah karna melayang kesana kemari selembut kapas. Tapi ketika sudah di permukaan bumi dan mengeras, ia menjadi sangat licin. Banyak saya lihat orang-orang yang berjalan pada berjatuhan sebab sepatunya tidak sanggup menapak secara ketat. Salju terbesar di UK selama 2 dekade terakhir ini nampaknya juga ramai diliput media Indonesia. Banyak teman yang menanyakan tentang hal ini.

Ini salju bulan Desember 2008 kemarin di depan Brotherton Library Parkinson Step. Difoto teman dari Thailand. Sama-sama udik tentang salju he..he..he..

Ini salju bulan Desember 2008 di depan Brotherton Library Parkinson Steps the University of Leeds. Difoto teman dari Thailand. Sama-sama udik tentang salju he..he..he..

Magisnya salju ini saya rasakan beberapa malam lalu pada saat pulang dari perpustakaan Brotherton pukul 22.30. Ketika membuka pintu keluar ternyata salju sedang turun dengan derasnya. Angin juga cukup kencang. Pasti duingiinn buangeett… Tapi badan ini sudah sangat capek dan lapar. Butuh makan dan segera istirahat. Akhirnya… Bismillah, nekat saya tempus hujan salju yang melankolis nan berangin itu untuk pulang ke kost. Bbbrrrr…ssshhh…

Alhamdulillah… untuk kegiatan kuliah, tidak ada yang dibatalkan, huughh… Semua berjalan seperti biasa, meskipun harus susah payah berjalan ke kampus ditengah suhu minus sekian derajat.  Namun demikian, bagi mahasiswa dari Canada atau Finland, salju di Leeds kali ini mereka bilang: ” Nothing…”  Walah…

Saya juga lihat para mahasiswa dari negara non-salju berjeprat-jepret ria mengabadikan keajaiban alam ini. Termasuk saya tentu saja he..he..he.. Mereka juga membuat snowman atau main lempar-lemparan salju. Bahkan, malam itu saya lihat dari jendela kamar saya ada yang cukup gila karna hingga pukul 23.30 masih juga lempar-lemparan salju, sementara saya sudah siap tidur dengan selimut rangkap 2 dan baju rangkap 4 ha..ha..ha..

Betapa Indahnya Eropa…. ha..ha..ha.. (kacau deh..)

Main iglo-iglo-an di Hyde Park di salju ke dua selama di Leeds

Main igloo-igloo-an di Hyde Park

Main Snowman yang ndak karuan bentuknya he..he.he..

Main Snowman yang ndak karuan bentuknya he..he.he..

Hyde Park, taman 8 Ha dekat kost. Jadi putih membara (bener ndak kalau putih itu membara ? hi..hi..hi..)

Hyde Park, taman 8 Ha dekat kost. Jadi putih membara (bener ndak ya kalau putih itu membara ? hi..hi..hi..)

Hyde Park, biasanya ijo royo-royo kemarin putih royo-royo ha..ha..ha..

Hyde Park, biasanya ijo royo-royo kemarin putih royo-royo ha..ha..ha..

Kalau ini sih, salju di gunung Myoko Niigata Jepang Desember 2007 lalu

Kalau ini sih, salju di gunung Myoko Niigata Jepang Desember 2007 lalu

York

Kamis, 22 Januari 2009 adalah hari bersejarah bagi saya. Itulah hari ketika saya submit 2 essay 6.300 kata dan 6.400 kata untuk ujian mata kuliah Religion and Society: Research Processes and Methods dan Muslims, Multiculturalism and State di semester I kemarin. Deadline submit pada hari Jum’at keesokan harinya sebenarnya. Tapi, karna udah ndak mampu berfikir lagi he..he..he.., ya udah di submit saja. Tawakkal adalah langkah selanjutnya, untuk menunggu nilai 2 essay tersebut yang akan keluar besok Februari.

Selesai submit, alhamdulillah diajak mas Ajieb ke York. Mas Ajieb ini anak Chevening yang sudah lulus kuliah, dan hari Jum’at, 23 Januari 2009 akan pulang ke Indonesia. York akan dijadikan kota kenangan terakhir di Inggris yang akan dia kunjungi. Urusan jalan-jalan sih selalu OK Mas, apalagi barusan menyelesaikan tugas berat dan transportnya gratis pula he..he..he..

Temen-temen mungkin pernah mendengar nama kota New York di Amerika Serikat, atau istilah the Duke of York untuk pangeran-pangeran Inggris. Juga nama-nama York di Australia, New Zealand dan Canada. Lhah, kata York di situ itu memang berasal dari nama kota York di Inggris ini. Kota tua yang kami tempuh selama 1 jam naik bus dari Leeds.

Pintu gerbang kota York sejak tahun 1600-an. Ada 4 pintu gerbang seperti itu untuk masuk York City Center. Masyarakat Inggris memang gemar sekali menjaga bangunan kuno sebagai pengingat leluhur sekaligus menjadikannya sebagai atraksi turis yang menarik

Milkgate Bar, pintu gerbang kota York sejak tahun 1600-an. Ada 4 pintu gerbang seperti itu yang tersambung sebagai benteng untuk masuk York City Center. Masyarakat Inggris memang gemar sekali menjaga bangunan kuno sebagai pengingat leluhur sekaligus menjadikannya sebagai atraksi turis yang menarik

The Siege of York 1644. Tablet-tablet pengingat seperti ini, tersebar di seluruh penjuru Inggris untuk mengingat dan menerangkan sebuah bangunan atau situs bersejarah

The Siege of York 1644 di tembok benteng York. Tablet-tablet pengingat seperti ini, tersebar di seluruh penjuru Inggris untuk mengingat dan menerangkan sebuah bangunan atau situs yang bersejarah

Benteng kota York sejauh 3,5 km. Cara yang simple untuk mengexplore kota York, karna dibangun agak tinggi. Sehingga kita bisa melihat dalam kota dan luar kota yang terpisah oleh benteng ini secara bersamaan

Benteng kota York sejauh 3,5 km peninggalan zaman kerajaan. Cara yang simple untuk mengexplore kota York, karna dibangun agak tinggi sebagai pertahanan dari serangan musuh. Sehingga kita bisa melihat dalam kota di sebelah kiri dan luar kota di sebelah kanan yang terpisah oleh benteng ini secara bersamaan

Clifford's Tower. Again, it came from ancient York

Clifford's Tower. Again, it came from ancient York

Welcome to (New) York...

Welcome to (New) York...

Setelah menapak 475 tangga spiral tegak lurus yang hanya cukup dilalui 1 orang, saya dapatkan gambar ini di puncak York Minster. Bangunan cathedral tertinggi di York

Setelah menapak 275 tangga spiral tegak lurus yang hanya cukup dilalui 1 orang, saya dapatkan gambar ini di puncak York Minster. Bangunan cathedral tertinggi di York

Terakhir, National Rail Museum (NRM) York adalah tempat dimana sejarah Kereta api Inggris dan juga di dunia berada. Sangat menarik… Berbagai perkembangan kereta api berikut gerbong dan lokomotifnya sejak lahir ada disini. Termasuk kereta kerajaan Inggris yang sangat mewah di masa lalu ditempatkan.

Yup, I wish you were here... In National Rail Museum in York

Yup, I wish you were here... In National Rail Museum in York

Birmingham dan Liverpool

Ditengah-tengah berjibaku menyelesaikan assignments semester I, yang harus di submit tanggal 23 Januari 2009, saya pikir ada baiknya kalau agak mengendorkan sedikit tegangan tinggi otak di kepala yang telah berlangsung berhari-hari. Biasanya, jam 12.00 siang sampai jam 23.00 malam duduk tepekur membaca dan menulis di Brotherton library. Hanya diselingi makan, ke toilet, sholat. Mestinya, secara teori kesehatan, bahaya juga kalau hal tersebut terus-menerus dilakukan… Bisa cepat beruban… he..he..he..

Apalagi bentuk pengendoran itu kalau bukan travelling keluar kota. Ditambah lagi  temen-temen yang deadline submit assigment-nya sudah duluan, menggoda saya dengan godaan yang menyenangkan itu. Karna, seperti kelakar teman-teman, kita di UK ini kan “Part time student, Full time traveller he..he..he..” Accordingly, jangan sampai, kegiatan kuliah mengganggu acara jalan-jalan… Bisa, aja…

Segera saya online, cari tiket bis termurah ke kota yang belum pernah dikunjungi. Ketemu; Birmingham dan Liverpool. Berikut laporan one day trip-nya;

BIRMINGHAM

Main ke Universitas Birmingham, tempat mas Najam belajar, bersama mas Nuh

Main ke Universitas Birmingham, tempat mas Najam belajar, bersama mas Nuh

Di depan the National Indoor Arena (NIA) Birmingham, tempat dimana biasanya kejuaraan dunia bulutangkis All England digelar

Di depan the National Indoor Arena (NIA) Birmingham, tempat dimana biasanya kejuaraan dunia bulutangkis All England digelar setiap bulan Maret

Ekor dari Bullring di belakang. Tempat shopping center terbesar di Birmingham

"Ekor" dari Bullring di latar belakang. Tempat shopping center terbesar di Birmingham

LIVERPOOL

Ada yang kenal lagu Let it Be, Hey Jud... Terus, John Lenon, Rod Stewart, dll. Yup, The Beatles, sang legenda. Group band tahun 50-an ini berasal dari kota Liverpool. Ini adalah museum memoarnya

Ada yang kenal lagu Let it Be, Hey Jud... Terus, John Lenon, Paul McCartney, dll. Yup, The Beatles, sang legenda. Group band tahun 50-an ini berasal dari kota Liverpool. Ini adalah museum memoarnya

Liverpool memang kota pantai dan pelabuhan yang indah. Pantas banget menjadi the Capital of European Culture 2008

Liverpool memang kota pantai dan pelabuhan yang indah. Pantas banget kalau menjadi the Capital City of European Culture 2008

Kalau yang ini pasti kenal dong…

You will Never Walk Alone. Salam dari Anfield, the home of Liverpool FC

You will Never Walk Alone. Salam dari Anfield, the home of Liverpool FC

Atau tetangga dekatnya,

Goodison Park. Rumahnya Everton FC, another Premier League member in Liverpool

Goodison Park. Rumahnya Everton FC, another Premier League member in Liverpool

Bandingkan dengan musuh bebuyutannya:

Old Trafford, home of Manchester United. The Theater of the Dream...

Old Trafford, home of Manchester United. The Theater of the Dream...

London…

Sabtu, 10 Januari 2009 adalah ke-4 kalinya saya ke London. Pertama, adalah saat belajar mengenal kota ini, ketika ada acara seminar dan ramah tamah warga Muhammadiyah UK di KBRI. Kedua, saat akan silaturahim ke teman di Bristol. Ketiga, ketika menjemput ust. Arkan dari Assalaam Solo. Ada kemungkinan saya akan kembali berkunjung ke London, karena passport saya harus diperbaharui paling lambat nanti bulan April 2009. Dan, hal ini hanya bisa dilakukan di KBRI London.

Selama ini saya baru memahami jalur transportasi  London lewat kereta bawah tanah yang petanya seperti jalan cacing warna-warni ke sana kemari. Namun justru mudah sekali memahami underground ini, sekaligus anti macet. Kereta bawah tanah (tube) ini berada sekitar 30-40 meter dibawah permukaan tanah.  Coba temen-temen buka rupa peta jalur subway London tersebut:

http://www.tfl.gov.uk/assets/downloads/standard-tube-map.gif

Di salah satu stasiun tube di London. 30 meter dibawah tanah

Di salah satu stasiun tube di London. 30 meter dibawah tanah

Apa sih yang menarik dari London, ibukota Inggris yang mempesona itu? Biasanya ini:

1. Big Ben atau Parliament House

Big Ben alias Parliament House alias "Jam Gadang"

Big Ben alias Parliament House alias "Jam Gadang"

2. London Eye

Bersama Mas Nabil (Oxford University) di depan London Eye alias komedi putar London, diseberang sungai Thames

Bersama Mas Nabil (Oxford University) di depan London Eye alias bianglala London, diseberang sungai Thames

3. British Museum

Berbagai artefak sejarah dari seluruh penjuru dunia terdapat di British Museum. Termasuk tentang Borobudur...

Berbagai artefak sejarah dari seluruh penjuru dunia terdapat di British Museum. Termasuk tentang Borobudur...

4. Trafalgar Square

In memoriam kapten Trafalgar...

In memoriam kapten Trafalgar...

5. Buckingham Palace

Tempat Ratu Elizabeth bertahta

Tempat Ratu Elizabeth bertahta

6. Tower Bridge

Jembatan yang melintasi sungai Thames. Dibangun tahun 1700-an. Salah satu jembatan yang fenomenal di dunia

Tower Bridge, Jembatan yang melintasi sungai Thames. Dibangun tahun 1700-an. Salah satu jembatan yang paling fenomenal di dunia karna bentang tengah jembatan itu bisa dibuka ketika ada kapal besar mau lewat

7. Sungai Thames

Di tepi sungai Thames. Di kejauhan gedung pusat bank HSBC yang seperti peluru, penerima Aga Khan Award, karena ramah lingkungan

Di tepi sungai Thames, sungai terbesar di London. Di kejauhan nampak gedung pusat bank HSBC yang seperti peluru, penerima Aga Khan Award, karena konsep bangunannya yang ramah lingkungan

8. Teman-teman baru

Diatas bus tingkat di London. Jadi ingat suasana Solo tahun 1986 ketika bus tumpuk masih ada. Dari kiri, Bapak Marzuki (S3, University of Leeds, Universitas Riau), Mas Patna (S3, Kingstone University London, Universitas Muhammadiyah Surakarta), Mas Eko (S3, University of Loughborough Nottingham, UMS), Mas Dedy (S3, University of Manchester, UMS). "Ealaahh Mas-mas... jauh-jauh ke Inggris jebul ketemu tonggo dewe tho..."

Diatas bus tingkat di London. Jadi ingat suasana Solo tahun 1986 ketika bus tumpuk masih ada. Dari kiri, Bapak Marzuki (S3, University of Leeds, Universitas Riau), Mas Patna (S3, Kingstone University London, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)), Mas Eko (S3, University of Loughborough Nottingham, UMS), Mas Dedy (S3, University of Manchester, UMS). "Ealaahh Mas-mas... jauh-jauh ke Inggris jebul ketemu tonggo dewe tho..."

Greenwich Meridian Time

Berbarengan dengan acara Baitul Arqam di KBRI London kemarin, Sabtu, 10 Januari 2009, saya dan temen-temen Muhammadiyah lainnya melakukan rihlah ke Greenwich. Kota dimana perhitungan jam antara wilayah Timur dan Barat seluruh kota-kota di dunia dimulai.

Kota Greenwich. Universitasnya terkenal dengan jurusan Astronomy dan Navigasinya

Kota Greenwich. Universitasnya terkenal dengan jurusan Astronomy dan Navigasinya

Saya sudah diajari sejak dari SD dulu tentang Greenwich Meridian Time (GMT). Kenapa jam di Indonesia dibagi menjadi 3 wilayah, kenapa Indonesia dan Inggris harus beda 7 jam kalau musim gugur dan dingin, dan 6 jam kalau musim semi dan panas, dan kenapa-kenapa yang lainnya yang berkaitan dengan waktu.

Jam itu asli sejak tahun 1700-an. Sengaja dipelihara sebagai sejarah ditentukannya perhitungan waktu di seluruh dunia

Jam itu asli sejak tahun 1700-an. Sengaja dipelihara sebagai catatan sejarah ditentukannya perhitungan waktu di seluruh dunia dari kota Greenwich

Waktu itu, tentu tidak terbayang tentang kata Greenwich. Tahunya ya hanya, itu terletak di Inggris. Kenapa perhitungan itu dimulai dari Greenwich ? karena mereka yang mengendalikan ilmu astronomy dan navigasi, terutama laut,  di dunia ini sejak masa tahun 1700-an. Dan mereka tetap berjaya sampai sekarang. Maka, adalah surprise banget ketika menginjakkan kaki di garis bujur 0 derajat. Tempat perhitungan jam kota-kota seluruh dunia dimulai. Juga ketika melihat sejarah perjuangan orang-orang Ingris masa itu yang dengan semangat menjelajahi dunia, apapun rintangannya.

Inilah garis 0 itu. Sebelah kanan, tertulis Jakarta dan kota-kota lain. itu berarti timurnya Greenwich. Sebelah garis satunya, itu adalah kota-kota di sebelah barat Greenwich

Inilah garis Nol derajat itu. Sebelah kanan, tertulis Jakarta dan kota-kota lain di dunia. Itu berarti timurnya Greenwich. Sebelah garis satunya, itu adalah kota-kota di sebelah barat Greenwich, dimana perhitungan jam dimulai

Insya Alah saya juga paham, bahwa ilmu astronomi dan navigasi sudah dimulai kegemilangannya sejak masa keemasan Islam, sekian ratus tahun sebelum orang-orang Inggris. Banyak sekali asthronomer Islam yang meletakkan dasar-dasar perhitungan rumit perbintangan sebagai panduan navigasi laut. Islam sampai di Indonesia adalah salah satu bukti yang tak terbantah. Karena para penyebar Islam sampai di wilayah kita dengan mengarungi samudra luas.

Akhir penanda garis Nol derajat adalah stainless bentuk abstrak seperti telescope dibawah pohon itu. Orang-orang dari seluruh penjuru dunia antre untuk berfoto di depannya

Akhir penanda garis Nol derajat adalah stainless bentuk abstrak seperti telescope dibawah pohon itu. Orang-orang dari seluruh penjuru dunia antre untuk berfoto di depannya

Kenapa Greenwich yang terpilih sebagai titik 0 ? kok bukan salah satu wilayah yang mayoritas penduduknya Islam ? Kalau iya, mungkin umat Islam ndak akan pernah tengkar tentang kapan dimulainya 1 Muharam atau 1 Ramadhan atau 1 Syawal.  Itulah…, kata orang, sejarah adalah catatan dari para pemenang dan penguasa… Can you understand it, Kawan…?

3 hari terakhir pada akhir bulan Desember 2008 ini, kita memasuki 2 jenis tahun baru yang berbeda dan paling dirayakan di dunia. 1 Muharam 1430 H dan 1 Januari 2009 M. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali inipun saya tidak secara khusus merayakan tahun baru. Paling hanya membatin, semoga di masa yang akan datang, seluruh kehidupan di muka bumi ini menjadi lebih baik. Sebagaimana yang selalu saya lantun dan panjatkan dalam do’a-do’a saya setiap hari.

Kalau ada yang berbeda, itu karna pergantian tahun kali ini saya lalui dalam suasana reuni dengan temen-temen Chevening 2008/2009 di asrama kampus St. Marks Universitas Leeds, yang dikepung hawa dingin minus 4 derajat. Suasana English Course 7 minggu di IALF Wisma Mulia Kuningan Jakarta merebak kembali.

Mereka datang ke Leeds dalam rangka liburan semester I. Dalam obrolan santai setelah makan malam itu, pembahasan tentang banyak tema terjadi. Dari soal progress kuliah, menatap Indonesia masa depan, hingga issue-issue international terkini seperti jumawa dan sombongnya Israel (yang sudah berlangsung sejak zaman Nabi Musa ribuan tahun lalu hingga sekarang, dan dimaktubkan dalam al-Qur’an) dengan serangan terbarunya terhadap Palestine, hingga refleksi remeh temeh tentang “who am I ?”  sampai detik ini. Bagi saya, temen-temen ini sangat berkompeten di bidang masing-masing. Dalam usia yang masih muda, mereka cerdas-cerdas. Saya sendiri merasa terlambat dan susah mengejar beliau-beliau yang saya kira dalam beberapa tahun ke depan akan berperan penting bagi Indonesia yang lebih baik bersama komponen dan anak bangsa yang lain.

Sebagai tuan rumah, selain saya, ada mas Piet H. Khaidir (mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, alumni UIN Jakarta), mbak Ai Fatimah Nur Fuad (Dosen UHAMKA Jakarta, alumni al-Azhar Cairo), mbak Arul (Lakpesdam NU). Mas Budi dan keluarga, yang dokter dan aktivis LSM United Nation sedang liburan di London. Sedangkan pihak tamu, ada mbak Fithri (University of Glasgow, alumni Akuntansi Unibraw, kerja di Newmont Lombok NTB), mbak Jumi (University of Queen Belfast Ireland, alumni Hukum UI, aktivis perempuan), mbak Sri (Hull University, alumni Hukum UI, aktivis Kontras). Satu orang lagi, yaitu mas Hilaly Basya (Dosen UHAMKA, alumni UIN Jakarta) suaminya mbak Ai, yang juga sedang berlibur ke Leeds. Beliau ini adalah temen satu group saya ketika mengikuti program pertukaran pemuda Muslim ke Australia. Sekarang juga sedang menyelesaikan Master di Leiden University Belanda atas bea siswa universitas tersebut.

Saya, mas Piet, mbak Arul, mbak Fithri, mbak Sri, mbak Jumi, dan mbak Ai. Happy New Year 1430 H and 2009 M

Saya, mas Piet, mbak Arul, mbak Fithri, mbak Sri, mbak Jumi, dan mbak Ai. Happy New Year 1430 H and 2009 M

Sedangkan temen-temen Chevening yang lain, tidak bisa gabung karena sebelumnya ada yang telah berkunjung ke Leeds. Beliau-beliau adalah mas Nuh (Stratchlyde University, Digital Forensik Bareskrim Mabes POLRI), mas Najam (the University of Birmingham, pengasuh Ponpes Darul Qalam Tangerang), mas Nabyl (Oxford University, Deplu RI), mas Najib (the University of Edinburgh, Kementerian BUMN, alumni STAN), mbak Mita (Dundee University, aktivis Lingkungan, alumni Hukum Undip), mas Enda (Bristol University, Depkeu RI, alumni STAN)

mas Taufiq (Cambridge University), saya, mas Najam, mas Piet di depan Nottingham Town Hall

mas Taufiq (Cambridge University), saya, mas Najam, dan mas Piet di depan Nottingham Town Hall

Saya, mas Nuh, dan mas Najib di atas bukit Edinburgh

Bersama mas Nuh dan mas Najib di atas bukit Edinburgh

Mas Enda Ginting waktu di Bristol

Dengan mas Enda Ginting waktu di Bristol

Malam itu saya merasa bahwa begitu banyak persoalan yang dihadapi oleh manusia Indonesia. Info-info undercover tentang para pemimpin kita mengalir begitu lancar. Saya yang nun di pojok Solo sana, tentu baru mendengar kali itu. Jelas, perlu kerja keras untuk meningkatkan martabat bangsa ini. Dan saya merasa, cukuplah saya di Solo, namun tetap bisa mengakses temen-temen yang di Jakarta ini. Perlu keberanian dan tenaga serta pikiran yang luar biasa untuk itu. Saya menyadari benar, betapa kecilnya saya. Begitu banyak agenda, begitu banyak issue, begitu banyak tantangan, begitu banyak persoalan. Meskipun juga, begitu banyak kesempatan, begitu banyak peluang, begitu banyak orang baik….

Biarlah saya mengalir saja… mengikuti alur Ilahi Rabb-ku… Selamat berjuang Kawan-kawan… Rakyat Indonesia menanti kalian (dan saya…) Insya Allah…

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.