Ditengah-tengah berjibaku menyelesaikan assignments semester I, yang harus di submit tanggal 23 Januari 2009, saya pikir ada baiknya kalau agak mengendorkan sedikit tegangan tinggi otak di kepala yang telah berlangsung berhari-hari. Biasanya, jam 12.00 siang sampai jam 23.00 malam duduk tepekur membaca dan menulis di Brotherton library. Hanya diselingi makan, ke toilet, sholat. Mestinya, secara teori kesehatan, bahaya juga kalau hal tersebut terus-menerus dilakukan… Bisa cepat beruban… he..he..he..
Apalagi bentuk pengendoran itu kalau bukan travelling keluar kota. Ditambah lagiĀ temen-temen yang deadline submit assigment-nya sudah duluan, menggoda saya dengan godaan yang menyenangkan itu. Karna, seperti kelakar teman-teman, kita di UK ini kan “Part time student, Full time traveller he..he..he..” Accordingly, jangan sampai, kegiatan kuliah mengganggu acara jalan-jalan… Bisa, aja…
Segera saya online, cari tiket bis termurah ke kota yang belum pernah dikunjungi. Ketemu; Birmingham dan Liverpool. Berikut laporan one day trip-nya;
BIRMINGHAM

Main ke Universitas Birmingham, tempat mas Najam belajar, bersama mas Nuh

Di depan the National Indoor Arena (NIA) Birmingham, tempat dimana biasanya kejuaraan dunia bulutangkis All England digelar setiap bulan Maret

"Ekor" dari Bullring di latar belakang. Tempat shopping center terbesar di Birmingham
LIVERPOOL

Ada yang kenal lagu Let it Be, Hey Jud... Terus, John Lenon, Paul McCartney, dll. Yup, The Beatles, sang legenda. Group band tahun 50-an ini berasal dari kota Liverpool. Ini adalah museum memoarnya

Liverpool memang kota pantai dan pelabuhan yang indah. Pantas banget kalau menjadi the Capital City of European Culture 2008
Kalau yang ini pasti kenal dong…

You will Never Walk Alone. Salam dari Anfield, the home of Liverpool FC
Atau tetangga dekatnya,

Goodison Park. Rumahnya Everton FC, another Premier League member in Liverpool
Bandingkan dengan musuh bebuyutannya:

Old Trafford, home of Manchester United. The Theater of the Dream...