Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2008

Kawan, (ketularan Laskar Pelangi he..he..he..) hari-hari ini adalah libur Christmas selama 1 bulan di Leeds dan di UK. Tidak terasa semester I sudah selesai. Semester II akan dimulai nanti tanggal 27 Januari 2009. Oh, betapa cepatnya waktu berlalu… wa al-‘Ashr…

Libur sebulan bukan berarti senang-senang. Akhir semester I ini, di Department saya ditandai dengan tugas membuat essay bagi 2 module yang saya ambil. Masing-masing 6.000 kata, yang harus dikumpulkan nanti pada tanggal 20 Januari. Kalau 2 essay ini sampai tidak lulus, waduh, alamat cepat pulang… Sementara, library akan tutup total hampir 2 minggu.

But, libur is libur… saya berusaha untuk santai sedikit biar tidak terlalu tegang. Maunya sih jalan-jalan. Tapi kemana? Dingin, waktu siangnya cukup singkat (matahari terbit jam 08.30, tenggelam jam 15.30), dan udah beberapa tempat saya kunjungi. Waktu baca-baca internet, eehh.., novel Maryamah Karpov terbit… Oohh.. andaikan bisa membacanya…, semangat di UK ini tentu akan semakin terpompa kembali. 3 novel sebelumnya saya sudah baca, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Edensor. Saya banyak terinspirasi dari novel-novel ini. Jadi berani bermimpi, mencari bea siswa sekolah ke luar negeri… Dan saat ini, saya mulai kangen berat dengan anak-anak dan keluarga. Ini sangat mengganggu. Ingin rasanya mengirimi mereka souvenir-souvenir cantik, sebagai tanda perhatian. Istri juga perlu laptop untuk mengerjakan beberapa tugas kantor. Sudah saya belikan waktu ke Glasgow hampir 1.5 bulan yang lalu. Tapi mengirimkannya ke tanah air bagaimana? Mahal dan agak susah.

Dan, tibalah pertolongan Allah itu… Subhanallah… Ada message offline masuk di YM yang mengabarkan bahwa ada perwakilan dari Assalaam dan beberapa Pondok lain di Solo-Jogja yang akan ke UK untuk mengikuti program Pertukaran Imam UK-Indonesia selama satu minggu sebagai balasan dari kunjungan Imam Hafiz Asim dan Imam-imam UK lainnya ke Solo-Jogja beberapa waktu lalu.

Rencana segera saya rancang. Tolong dibawakan: Maryamah Karpov he..he..he.. dan silahkan berkunjung ke Leeds, karna Hafiz Asim dan Makkah Masjid berada di kota ini. Dan pulangnya ke Indonesia, mohon titip souvenir untuk anak-anak dan keluarga berikut laptop untuk istri. Selesai. Masya Allah

Karna rombongan ini hanya mengunjungi masjid-masjid dan Islamic Center di Leicester, Birmingham, Nottingham, dan London, maka saya jemput wakil dari Assalaam ke London dan saya ajak ke Leeds. Saya temeni beliau  berkunjung ke Makkah Masjid dan bertemu dengan Hafiz Asim. Juga, melihat-lihat tempat saya belajar di the University of Leeds, terutama perpustakaannya, dan ke tempat mas Mahfudz, kakak kelas di Assalaam yang sedang ambil Ph.D Ekonomi di Bradford. Padahal, dalam waktu yang bersamaan ada temen Chevening dari Oxford yang sedang liburan dan berkunjung ke Leeds, juga tamu-tamu delegasi PPI dari berbagai kota di UK yang menginap di Balti King (nama kost-kostan saya) karna ada Mubes PPI UK di Leeds yang dihadiri dan ditunggui langsung oleh Kepala Atikbud KBRI, Prof. Dr. H. Riza Sihbudi, MA. Oohh… What a busy days…

Maryamah Karpov, 500 halaman, 1.5 hari selesai. Untuk menjaga mimpi-mimpi di UK, agar tetap semangat dalam mewujudkannya

Maryamah Karpov, 500 halaman, 1.5 hari selesai. Untuk menjaga mimpi-mimpi di UK, agar tetap semangat dalam mewujudkannya. Tetap lucu, haru, cerdas, penuh semangat, dan sangat mengena...

Cari souvenir untuk anak-anak, ditingkahi Christmas Carol dari the Salvation Army di belakang di St. John Shopping Center Leeds

Cari souvenir untuk anak-anak, ditingkahi Christmas Carol dari the Salvation Army in the background di St. John Shopping Center Leeds

Keluarga IKMAS UK he..he..he.. (Saya 92, Arkan 93, Mas Mahfudz 91 dan keluarga)

Keluarga IKMAS UK he..he..he.. (Saya 92, Arkan 93, Mas Mahfudz 91 dan keluarga)

Ust. Arkanudin Budiyanto, ST. di Parkinson Court Brotherton Library the University of Leeds. Mewakili Assalaam berkunjung ke UK

Ust. Arkanudin Budiyanto, ST. di Parkinson Court Brotherton Library the University of Leeds. Mewakili Assalaam berkunjung ke UK

Di Edensor. Penggemar sejati Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov

Waktu di Edensor beberapa waktu lalu. Penggemar sejati Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov. So inspiring books...

Iklan

Read Full Post »

Dunia Kartu

Di UK  ini, saya paling malas menghafal berbagai Username dan password. Padahal, hampir di setiap langkah selalu saja kartu dan kartu yang digunakan sebagai bahasa komunikasi.

Begitu sampai di Leeds, saya harus register sebagai mahasiswa. Hasilnya adalah sebuah kartu mahasiswa ajaib yang harus selalu kita bawa untuk urusan kemahasiswaan. Karena kartu itu akan di scan di seluruh penjuru kampus untuk di check apakah saya ini legal atau tidak sebagai mahasiswa. Termasuk, kartu itu bisa saya gunakan untuk membuka pintu perpust, dan pinjam buku di sana secara otomatis. Jadi, jangan harap bisa masuk perpust kalau kartunya ketinggal, apalagi hilang. Kemarin pernah ke sport facilities kampus di Headingley, oleh penjaganya kartu saya discan, dan dinyatakan tidak terdaftar sebagai member student sport club. Memang…. he..he..he.. Hasilnya, balik kucing karena tidak bisa masuk lapangan.

Student Card

Student Card

Kalau mau foto copy di mesin-mesin foto copy seluruh universitas atau di perpust, harus dikerjakan sendiri. Beli kartunya di mesin-mesin penjual otomatis (seperti halnya mesin-mesin penjual minuman, makanan. Bahkan di toilet-toilet di UK, disediakan juga mesin penjual kondom otomatis)

Harganya 5 pound. Paling hanya untuk 50 lembar foto copy

Harganya 5 pound. Paling hanya untuk 50 lembar foto copy

Untuk jalan-jalan, transportasi memang mahal. Tapi disiplin dan teratur serta nyaman dan aman. Di setiap halte ada informasi digital tentang bis ini akan datang sekian menit lagi. Dan bener… on time. Pengaturan terminal bis seperti di bandara. Jurusan ini, bis-nya di pintu nomer sekian, setiap jam sekian, berhenti di halte-halte sekian. Naik bis harus di haltenya masing-masing. Tidak mungkin naik atau turun sembarangan karena pasti nyasar. Bis di Inggris, kalau sudah jalan, pintu pasti ditutup secara otomatis oleh sopir. Tidak akan dibuka kalau bukan di halte tempat dia berhenti. Di dalam bis tidak ada kondektur. Tiket dilayani oleh sopir secara elektronik, urut satu persatu. Setelah bilang kita akan kemana, sopir menentukan harga, kemudian tiket di print. Di dalam kota Leeds, tiket terjauh harganya sekitar 2 pound.

Ticket bis di UK

Ticket bis dalam kota di UK

Kalau keluar kota, biasanya dilayani dengan bis National Express. Pesen tiketnya lebih mudah dan murah kalau online. Kita bisa pesan sampai satu tahun ke depan, karena sudah terjadwal rapi. Terlambat 5 menit saja dari jadwal, kita akan ditinggal. Tidak perduli…. Ada penumpang atau tidak, pasti berangkat. Kenyamanan bus ? seat belt di setiap kursi (harus dipakai, karna merupakan standard keselamatan), WC bersih, sound system, dll. Sopir tiap 2 jam diganti (standard keselamatan juga). Berhenti hanya di terminal yang ditunjuk. Jangan harap berhenti di tengah jalan. Jalan di UK sangat bagus, mulus. Simple-nya, kalau mau pesen tiket bis; check lewat internet di website National Express, pilih hari dan jam perjalanan, bayar lewat kartu ATM kita, print tiket, tunggu hari perjalanan, berangkat. Demikian juga halnya dengan kereta api. On time.. on time… and on time…

Tiket on-line National Express bus

Tiket on-line National Express bus

Rail Card, biar dapat diskon kalau naik kereta

Rail Card, biar dapat diskon kalau naik kereta

Tiket kereta. Bisa kita cetak sendiri di stasiun

Tiket kereta. Bisa kita cetak sendiri di stasiun

Tiket elektrik dan digital untuk kereta bawah tanah di London. Ke Big ben, Emirates stadium, London bridge, Buckingham palace, trafalgar square, London eye, dll

Tiket elektrik dan digital untuk kereta bawah tanah di London. Ke Big ben, Emirates stadium, London bridge, Buckingham palace, trafalgar square, London eye, dll

ISIC card. Untuk Discount pesawat terbang. Nanti kalau mau pulang...

ISIC card. Untuk Discount pesawat terbang. Nanti kalau mau pulang...

Sebagai contoh terakhir Dunia Kartu di UK adalah urusan rumah tangga. Karena saya tinggal di private accommodation, maka listrik dan gas kita urus sendiri. Kalau listrik dan gas habis, kita beli pulsanya kemudian kita isikan ke meteran listrik dan gas di rumah.

Sedangkan kalau mau belanja atau isi ulang pulsa, juga cukup dilakukan di kamar. Saya beberapa kali belanja buku online lewat ebay. Isi ulang (top up) pulsa kartu O2 saya, juga cukup melalui laptop TOSHIBA di kamar. Semuanya 24 jam. Karena bandwith internet wireless fiber optik Virgin di kamar saya lebih dari cukup untuk melakukan itu semua.   Kartu sakti pendukungnya adalah ATM Lloyds TSB.

Harus dijaga kerahasiaannya. Karena bisa disadap cyber crime...

Harus dijaga kerahasiaannya. Karena bisa disadap cyber crime...

Kartu isi ulang (top up) Gas

Kartu isi ulang (top up) Gas

Kartu isi ulang (top up) listrik. Di UK, kabel listrik ditanam di tanah. Jadi, tidak ada tiang dan kabel listrik yang bersliweran di atas

Kartu isi ulang (top up) listrik. Di UK, kabel listrik ditanam di tanah. Jadi, tidak ada tiang dan kabel listrik yang bersliweran di atas

Read Full Post »

Rabu, 3 Desember 2008 setelah mengikuti In Sessional English Class, saya langsung kabur ke Town Hall. Jam 10.30 temen baik saya akan wisuda di the University of Bradford. Kita berlima akan berangkat bersama ke kota yang sering dijuluki temen-temen; “bahkan orang Inggris asli pun seperti orang asing” karena saking banyaknya orang-orang Muslim Asia Selatan di sini. Kota penting bagi umat Islam di Inggris ini bisa ditempuh dengan naik bis kurang lebih 45 menit dari Leeds.

Wisuda. Kata ini demikian menakutkan sekaligus menyemangati keberadaan saya di Inggris. Wisuda berarti akhir perjalanan dan perpisahan. Ini “menyakitkan”. Karena saya akan ditinggalkan oleh teman baik, dan berarti juga akan merasa “sendirian” menjalani sisa hari-hari di Leeds yang “berat”. Bayangan bahwa mereka akan segera ketemu dengan keluarga tercinta di tanah air, sungguh mengganggu. Butuh mental tersendiri untuk menyikapinya.

Congratulation Mas, Mbak... Suami-istri yang sukses berbarengan

Congratulation Mas, Mbak... Suami-istri yang sukses berbarengan

Do'akan ya Mas, sisa 8 bulan ini segera terlampaui dengan sukses juga. Amien.

Do'akan ya Mas, sisa 8 bulan di Leeds juga bisa saya jalani dengan sukses. Amien.

Yang menjadi persoalan ehm..ehm..

Saat ini adalah musim dingin. Bagi yang merasa pengin menikmati salju, silahkan kalau hanya untuk seminggu misalnya. Seperti waktu saya di Jepang dulu (lihat edisi awal blog ini he..he..he..). Tapi kalau lebih dari itu, wuiihhh… mikir-mikir dehh… Saya sendiri minta ampunn he..he..he.. Sehingga, udara dingin menusuk tulang tetap harus di lawan, karena show must go on. No excuse…..

Tetap semangat ya, Mbak, Mas...

Tetap semangat ya, Mbak, Mas...

Bersatu kita bisa !, kok kayak SBY aja

Bersatu kita bisa !, kok kayak SBY aja

Dan besok paginya, the condition is getting worse…

Pantas, guru bahasa Inggris saya di IALF Kuningan Jakarta yang asli orang Inggris pernah bilang kalau cuaca di Inggris itu “…bloody hell…” he..he..he.. Dan, dia sendiri memang sudah 15 tahun menetap di Bali, dan menikah dengan wanita Indonesia. Dasarrrr….

Ya iya laahhh… Mister…. The real paradise is Indonesia… Dangerously beautiful….

Depan kost tampak dari kamar, Raglan Road 69B Leeds. Bikin males aja...

Depan kost tampak dari kamar, Raglan Road 69B Leeds. Bikin males aja...

Bagusnya sih bikin Snowman. Tapi mana tahannn…

What a Misty Morning... Subhanallah...

What a Misty Morning... Subhanallah...

Suasana begini yang selalu membikin hati gundah gulana

Suasana begini yang selalu membikin hati gundah gulana

Read Full Post »